Oleh: bloksaya | Desember 15, 2008

Tentang Buku “Jagalah Dakwah Salaf”

jagalahdakwahsalaf1
Jika suatu hari Anda berjalan-jalan ke toko buku atau penjual buku di tepi jalan kemudian tanpa sengaja Anda melihat sebuah cover buku dengan judul yang sangat eye catching tersebut, apa yang terlintas dalam pikiran Anda? Sebuah buku karya ulama terkenal bermanhaj salaf? Anda salah. Sebaiknya Anda mengingat pepatah yang sudah sangat terkenal

Jangan melihat buku dari sampulnya

atau dalam kasus ini, lebih tepatnya

Jangan melihat buku dari judulnya

Faktanya, buku tersebut adalah buku yang penuh syubhat, seperti dilansir oleh majalah Al-Furqon edisi 05 tahun ke-8 Desember 2008/Dzulhijjah 1429 H. Lihat saja sebagian resensi yang ditulis di pernikmuslim.com. Seperti ini sepenggal resensinya

Tapi alangkah menyedihkannya ketika kita melihat realitadakwah salaf. Disana-sini terjadi saling hujat sesama du’at dan asatidz, sehingga membingungkan para penuntun ilmu dan memperburuk citra dakwah salaf di masyarakat

Seperti biasa, masalah saling hujat menjadi sorotan tajam dari sang penulis, Abdul Aziz bin Saryan Al-Ushaimin / Dr.Khalid. Judul asli buku ini, seperti yang tertulis pada depan buku adalah Kasyful Haqaiq Al-Khafiyyah ‘Inda Mudda’is Salafiyyah, tapi dengan tambahan wa akhlaqul kibar pada halaman ketiga. Sebelumnya buku ini sudah pernah diterbitkan dengan judul “Beda Salaf dan Salafi”. Mungkin judul buku yang satu ini sudah tidak asing lagi, apalagi pernah ada bedah buku di dekat rumah saya mengenai buku ini (yang dengan terang-terangan dikritik salah seorang ustadz di Al-Fajar). Selain itu, buku tersebut juga dijual di toko buku Masjid Baitul Mal, masjid kampus kami yang beraliran HTI-IM. Yang aneh, dalam terjemahan pertama, penulis buku ini bernama Mut’ab bin Saryan al-Ushaimi. Siapakah dia? Cobalah googling, dan lihat apa yang Anda temukan.

Dalam terjemahan versi terbaru, nama penulis adalah Abdul Aziz bin Saryan Al-Ushaimin / Dr.Khalid. Yang menarik, ternyata buku ini terdiri dari dua buku berbeda, yaitu buku Kasyful Haqaiq Al-Khafiyyah ‘Inda Mudda’is Salafiyyah karangan Abdul Aziz bin Saryan Al-Ushaimin dan buku akhlaqul kibar karangan Dr.Khalid.

Yang cukup menonjol dalam buku ini adalah syubhat tentang tashnif atau klasifikasi manusia, tidak berbeda dengan topik pada buku “Beda Salaf dan Salafi”. Padahal tashnif ini adalah haq dan merupakan kesepakatan Ahlussunnah wal Jamaah. Barang siapa yang dikenal dengan bid’ah khowarij adalah Khoriji, qodar dengan Qodari, dsb. Bahkan dalam kehidupan nyata pun, seorang ibu akan memperingatkan anaknya untuk tidak bergaul dengan anak lain yang terkenal dengan kenakalannya, misalnya sering mencuri. Tidakkah hal ini sesuai fitrah manusia?

Dan meskipun penulis mengatakan hal-hal tidak baik tentang tashnif ini, penulis sering menggunakan tashnif dalam berbagai kesempatan. Sungguh cara berpikir yang tidak konsisten.

Selain itu, penulis juga memberi kesan bahwa para ulama tidak menyukai penisbahan as-Salafi atau as-Salafiyyah atau al-Atsari. Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz rahimahullah ketika ditanya tentang firqotun najiyah (kelompok yang selamat) beliau menjawab:

Mereka adalah Salafiyyun dan setiap orang yang berada di atas jalan salafushshalih. (Minhaj Firqatun Bajiyah)

Dengan tegas, beliau menggunakan istilah Salafiyyun dan tidak tampak kebencian pada diri beliau akan penisbahan tersebut.

Tulisan ini hanyalah tulisan singkat mengenai buku tersebut. Semoga Allah menjaga kita dari syubhat yang semakin merajalela.

Wallahu a’lam bishshowab


Responses

  1. buku itu dah dibantah dengan judul “Beda Salafy dengan Hizbi”;memang beda kenapa harus sama. itu klo ga salah inget…… soalnya dah lama

  2. Lihat buku jangan dari judulnya, tapi coba lihat dulu penerbitnya (penerbit yang udah terkenal kesalafannya, e.g. Pustaka Imam Syafi’i, Pustaka Ibnu Katsir, Pustaka At-Tibyan, dkk). Atau pinjem aja di Maktabah al-Furqon.
    Eh, nama pengarangnya kayak al-Utsaimin ya🙂

  3. Assalamu’alaikum warahmatullohi wabarakaatuh

    Saya di pinjamkan oleh teman buku tersebut, pada saat membacanya sudah terlintas dalam benak saya buku ini sepertinya mirip dengan buku BSDS, ya sudah malas membacanya lagi, walaupun tidak semua salah tetapi akan lebih baik kita menjauhi syubhat.. teman saya mengatakan ttg fanatik dll, mungkin karena saya tidak menuntaskan membaca buku tersebut, atau tidak tau mengapa?wallahualam.
    Semoga Alloh tetap memegang hati2 kita agar selalu diberikan petunjuk dan kuat didalam mencari kebenaran.

  4. Resensi Buku Memang Harus Beda antara SALAFIYYAH dengan HIZBIYYAH (Sebuah Bantahan Buku Beda Salaf dengan “Salafi”)

    http://www.darussalaf.or.id/stories.php?id=1094

  5. makasih mbak/mas il forza atas infonya

    silakan antum yg sedang mencari resensi buku tersebut membuka (mengeklik atau apa pun istilahnya) linknya

  6. kehati-hatian thd syubhat memang sangat penting

    belakangan di kampus saya juga ada sebuah kajian berjudul “kedudukan bid’ah dalam Islam”, tapi yang ngadain organisasi bawahan IM, jd saya g dateng, walaupun ada kemungkinan ada manusia yang berpikir saya gimana gitu🙂


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: