Oleh: bloksaya | Mei 28, 2009

Unduh: buletin seruni

Akhir-akhir ini, seperti telah beberapa kali saya katakan, kesibukan memerangkap saya dari berbagai arah. Di lain sisi, perkuliahan terasa semakin membosankan. Ironisnya, lebih kurang dua minggu lagi akan diadakan UTS (yang oleh sebagian manusia dikatakan sebagai “Ujian Tidak Serius”. Saya secara pribadi tidak setuju dengan pendapat ini).

Kesibukan yang saya maksud, sebagian memang saya perlukan, misalnya berbagai kajian Islam ilmiah yang (alhamdulillah) akhir-akhir ini semakin sering diadakan. Kesibukan yang lain adalah kesibukan yang memang harus saya lakukan agar terus dapat melanjutkan hidup dengan layak (artinya, meskipun hal tersebut tidak saya lakukan, saya masih dapat hidup, namun secara tidak layak), misalnya mencuci yang kian hari kian menjadi suatu bentuk persaingan sengit disebabkan terbatasnya lahan untuk menjemur pakaian, selain memang akhir-akhir ini cuaca semakin sulit ditebak.

Kesibukan lainnya berasal dari Fathir (Forum Silaturrohim Ceger (wilayah tempat saya tinggal saat ini). Entah mengapa mereka menggunakan nama “fathir” yang secara harfiah berarti “pencipta”) yang belum lama ini reorganisasi. Saya entah bagaimana caranya tiba-tiba berada dalam divisi syiar. Entah bagaimana caranya pula, saya ditunjuk sebagai penanggung jawab buletin Jumat yang mereka terbitkan. Sebenarnya, hal ini adalah sesuatu yang patut saya syukuri karena dengan ini saya bisa menjalankan amar ma’ruf nahi munkar dengan lebih mudah. Konsekuensinya, saya harus mengorbankan waktu, tenaga, dan pikiran (serta biaya, meskipun nanti gosipnya bakal diganti) untuk memproduksi buletin yang mudah-mudahan bisa membawa manfaat bagi masyarakat.

Jumat lalu, edisi pertama buletin Seruni (Seruan Nurani) terbit secara resmi di masjid asy-syuhada. Saya telah menyarankan kepada kepala bidang syiar untuk menyebarkannya di Masjid Baitul Maal juga, namun belum berhasil, entah masalahnya apa. Buletin edisi pertama tersebut hadir dalam bentuk fotokopian yang agak jauh berbeda secara pertampakannya dengan versi yang saya buat.

Karenanya, saya berpikir untuk mengunggah buletin tersebut di bloksaya ini agar mereka yang belum mendapatkannya bisa mengambil manfaat dari buletin tersebut. Yang telah memiliki namun kecewa dengan versi fotokopinya pun saya persilakan untuk mengunduh buletin tersebut, meskipun tidak ada jaminan dari saya bahwa versi aslinya akan lebih memuaskan. Juga sebuah artikel yang saya buat untuk mading Fathir bisa Anda unduh.

Klik kanan pada taut di bawah ini kemudian pilih “save link as” atau yang semakna dengan kalimat tersebut.

buletin seruni edisi 1

artikel mading

Semoga memberi manfaat.


Responses

  1. berkas buletin tsb lbih kurang brukuran 15mb. yg ingin mngunduh prlu mmliki kesabaran, apalagi jika koneksi internet sedang lambat.

  2. eh, kok buletinya kagak bisa di bka mas.

  3. Al Ustadz Muhammad Umar As Sewed adalah penasehat di majalah asy syariah, coba beli tasjilatnya dengan judul “Irsyadul bariyah” keluaran tasjilat As Salafy Jember. Beli yaaaaaaa…. kan anak Stan dah gak bayar kuliahnya????

  4. masa g bs dibuka?
    bk pake acrobat reader,mnimal versi 4.0

  5. pembaca jg dpt mngunduh seruni mlalui halaman unduh

  6. […] Unduh: buletin¬†seruni […]


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: